Wanita Geologist


Halo teman-teman! Kali ini aku akan membahas mengenai wanita geologist karena aku adalah seorang wanita yang berprofesi sebagai geologist. Aku akan bertutur mewaikili wanita-wanita yang berprofesi sama denganku. Apa yang mereka pikirkan dan apa yang mereka rasakan.

FYI, Jumlah pekerja wanita yang bekerja di perusahaan tambang setiap tahun meningkat dan tidak jarang menduduki posisi penting disuatu perusahaan, They are the extraordinary woman.

Tidak jarang perusahaan tambang menolak mempekerjakan wanita sebagai geologist. Mungkin mereka berfikir bahwa wanita tidak akan mampu bekerja dilapangan dan merepotkan. Kebanyakan wanita geologist hanya mampu bertahan bekerja dilapangan maksimal 5 tahun setelah itu keluar kerja dan meninggalkan profesinya. Kemudian menjadi kebanyakan wanita lainnya menjalani kehidupannya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga.

Dibutuhkan nyali besar untuk menjadi wanita geologist. Menantang cara berfikir yang tidak biasa dari orang-orang awam yang tidak mengenal pekerjaan ini. Segala bentuk pemikiran yang menurut orang awam hanya pria saja yang bisa mengerjakannya.

Bergaul dan mengenal berbagai karakter dan jenis pria merupakan sesuatu yang biasa bagi wanita geologist. Sebenarnya wanita geologist lebih mampu menjaga diri dan kehormatan ditengah pergaulan kehidupan dunia tambang. Sehingga tak ada yang berani berbuat sesuatu yang buruk kepadanya. Wanita geologist mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan. Tidak tampil terlalu mencolok dibanding dengan wanita kebanyakan kerena kami sadar bahwa sebagai kaum minoritas diantara mayoritas kaum adam selalu memperhatikan setiap gerak gerik kami ditempat kerja.

Menjadi geologist tidak selalu harus bekerja dilapangan banyak pula posisi pekerjaan tambang yang dapat dikerjakan wanita geologist dikantor tentunya harus dibekali pengalaman lapangan dan skill yang mendukung. Untuk dapat bekerja dikantoran dengan profesi sebagai geologist setidaknya memiliki pengalaman bekerja dilapangan agar pengetahuan dilapangan bisa terintegrasi dangan apa yang akan kita kerjakan selanjutnya dikantor. Normalnya wanita itu bekerja dikantor. siapapun setiap wanita pasti ingin bekerja dikantoran tidak perlu capek berkeringatan dilapangan melakukan mapping (pemetaan), mengawasi pengeboran, sebagai mine geologist dan posisi kerja lapangan lainnya. Ada juga beberapa pekerjaan yang tidak mengharuskan wanita geologist bekerja dilapangan, bisa bekerja di sample house sebagai quality control atau bekerja di laboratorium sebagai peneliti.

Kebanyakan orang-orang berfikir wanita geologist yang bekerja dilapangan tidak tahu berdandan serta ketinggalan mode. Mereka tidak melihat betapa bergayanya kami betapa updatenya kami dengan trend mode pakaian yang lagi in saat ini.

Pemikiran bahwa wanita geologist itu tidak lembut, kurang memiliki jiwa kewanitaan dan kaku. Wajah yang kami hadirkan mungkin seperti itu, namun jika mengenal kami lebih dalam kami juga wanita yang memiliki kelembutan dan naluri keibuan yang dimiliki wanita-wanita lain. Kami bisa memasak, kami menyukai tanaman (bunga) yang indah dihalaman rumah. Kami mampu menata rumah dengan rapi. Hanya saja itu bukanlah pekerjaan intens (sering) yang kami lakukan.

Sebagai wanita karier dijaman modern seperti saat ini merupakan sesuatu yang biasa, wanita bekerja dengan berbagai alasan masing-masing. Salah satu alasan mengapa aku bekerja yaitu sebagai bentuk aktualisasi diri. Sangat disayangkan jika aku tidak menjalani profesiku sebagai geologist. Profesi yang mungkin sebagian orang ingin pula mendapat kesempatan merasakannya.

Dalam pandangan islam tidak jarang wanita-wanita dijaman Rasulullah menjadi wanita kerier. Sebut saja Khadijah istri Rasulullah wanita paling kaya di jazirah arab terkenal sebagai pengusaha handal. Mampu berbisnis hingga keluar negeri. Ada Al Syifa’, seorang perempuan yang pandai menulis. Menjalani posisi sebagai sekretaris dan pernah diangkat oleh Umar bin Khattab sebagai kepala pasar di Madinah. Ada pula Qilat ummi bani Anmar, seorang konsultan dalam bidang tata niaga dan perdagangan. Wanita-wanita hebat dijamannya ini bekerja diluar rumah.

Seorang wanita boleh mengerjakan pekerjaan diluar rumah atas seizin suami dan pekerjaan yang dilakukannya tidak merendahkan martabatnya sebagai wanita serta tidak bertentangan dengan aturan agama dan etika. Sebagai wanita single yang bekerja diluar rumah tidak ada halangan bagiku untuk dapat melakukan pekerjaan ini apalagi atas seizin orang tua yang telah membesarkan. Selama tetap teguh dengan identitas dan memenuhi adab sebagai wanita muslimah. Baik dalam bergaul, berbicara, berpakaian dan bertingkah laku.

15 thoughts on “Wanita Geologist

  1. yooooaaaayyyyy wanita begini yang saya cari……………….ckckck…..cukup………….. Nad sudhmi saya comment…… tolong jgn paksa saya lgi untuk mmbacanya hehehe

  2. Semoga wanita-wanita geologist adalah wanita-wanita yang selalu menjadi wanita terdepan dalam perubahan paling terbaik dalam agama, keluarga dan bangsa,,,,Aminnn
    Waiting for your next article my sister….

  3. jadi makin termotivasi untuk lebih maju dan berkembang..smga wanita2 yang berminat pada geologi menjadi termotivasi lagi…salam geophysic..

  4. sama dengan ku, tapi aku terhenti karena kehadiran buah hati ku… ku korbankan cita2 demi putriku..🙂 semoga in next year and another project i can be a geologist women again.

  5. saya geologist juga and freshgraduate. mau nyari kerja tapi prshaan selalu melihat berdasarkan gender. Hadeuhhhh….
    but i must keep spirit.

  6. Pacar saya seorang geologist. Dia tampak lain saat sedang di lapangan. sangat berbeda dengan kebanyakan wanita, dgn kompas, palu, dia tampak lebih cantik dri wanita -wanita kebanyakan. dan saya bersyukur bisa di dam pingi seorang geologist se cantik dia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s